Angan dan Ragu

"Ku lukis angan dalam bayangan
Khayalku ikut menari dalam pikiran
Sedikit-sedikit membuatku tersenyum
Terjerat akan setiap tinta ilusiku

Namun keraguan itu selalu datang
Menghampiri membuat semua terhenti
Hati bagai teriris menyambutnya
Menjauh pun tak ada daya

Walau merintih menangis bertahan
Tetap aku menangis di balik tawa
Sembunyi dalam senyum canda
Cukup ku telan sendiri pahitnya

Terus melawan dengan luka
Keakuanku begitu kuat terhadapnya
Egokah ini? Atau ini memang keharusan?
Setiap langkah selalu disertai tanya

Pilu... Pedih... Semua terlihat samar
Putaran waktu terasa kian melambat
Sekiranya aku berada di ujung lelahku
Sungguh, aku teramat benci perasaan ini"



Comments

Popular posts from this blog

Blackstreet - In A Rush

KOKOLOGY part 9