Semester Keenam di Perkuliahan

Haiii!!!!
Sudah berabad-abad lalu ga nulis disini. Kangen sih tapi harus ku akui hasrat menulisku sudah berkurang. Hmm skip. Kali ini mau berbagi tentang gimana perjalanan melewati semester 6. Semester 6! Se-mes-ter 6! Hampir ga percaya ternyata perjalanan kuliah ini sudah melewati tingkat 3. Fyuhhh. Time flies so fast!

Semester 6 ini ketemu banyak hal baru, terlebih karena kampus menerapkan sistem baru. Secara formal sih ketemu Studio Perancangan, Hukum & Administrasi Perencanaan (HAP), Perumahan dan Permukiman (Perkim), Pembiayaan Pembangunan (Pempem), Sustainable Development (Susdev), dan ketemu Kuliah Kerja Lapangan (KKL). Yang didalam kurung itu panggilan sayangnya, kita nanti bahasnya pake panggilan sayangnya aja biar ngena di hati. Ga deng, biar ngetiknya ga kepanjangan aja sih. Oke mari kita ceritakan satu per satu.

Mulai dari Pempem. Ini mata kuliah fokus di perhitungan ekonomi dan finansial dari sisi pembangunan. Jadi kerjaannya menganalisis apa suatu program pembangunan layak dilakukan apa ga secara finansial dan ekonomi, sumber dananya dari mana dan justifikasinya gimana, terus instansi atau stakeholder yang terkait siapa aja. Menurutku pribadi sih ini mata kuliah seru dan bener-bener bikin mikir “eh terus caranya gimana? Dana segini logis ga ya? Instansi yang bertanggung jawab siapa? Eh iya apa bisa?”. Dan dosennya lawak abis, ga pake boong. Hanya saja obrolannya kadang membahas hal-hal yang mengundang tawa kaum Adam. You know what I mean. Tapi lumayan juga sih itu untuk intermezzo, ehe.

Terus ada Perkim. Dari judul mata kuliahnya aja udah keliatan belajar apa. Pokoknya outputnya itu bikin kita bisa buat strategi penanganan permasalahan perumahan dan permukiman. Dosennya tulus banget kalau ngajar, sampe terasa getar di hati kalau beliau beneran ingin mahasiswa ngerti tentang materi yang diajarkan. Saking tulusnya sih kadang beliau jadi suka menjelaskan materinya dibahas dan diulang beberapa kali. Sampe pernah ada temen yang bolos mata kuliah ini dan bilang “Kuliah ini tuh sebenarnya mengasyikan yoo, tapi ibunya terlalu banyak ngomong”. Astagfirulah jangan ditiru yaa :((

Terus terus ada HAP. Ini mata kuliah isinya ngomongin hukum dan Perda-perda tentang tata ruang. Ku akui belajar mata kuliah ini potensi ngantuknya amat sangat besar hiks. Dan yang lebih bikin WOW adalah, tugas besarnya ada dua. Tugas yang satu disuruh buat naskah akademik Raperda. Dan yang satu lagi tugasnya disuruh membandingkan substansi RTRW apa udah sesuai dengan konsideran mengingatnya. Untuk aku pribadi sih, ya agak sulit mencerna isi dan tujuan tugas besar pada awalnya tapi ya setelah dijalani Alhamdulillah ngerti juga. Based on this story, bikin aku percaya sama quote “Yaudah jalani aja dulu”. Garing bet dah ya.

Terus ada Susdev. Ini termasuk mata kuliah pilihan, jadi jumlah mahasiswa di kelasnya cuma 10 orang. Jadi di ruangan kelas kalau tambah dosennya jadi bersebelas. Kesebelasan dah tuh tinggal cari lawan main aja. Garing bet garing. Skip skip. Dosennya asik pake banget, dosennya enak diajak diskusi dan sangat open-minded. Terlebih karena aku emang suka banget sama pembahasan di mata kuliah ini. Pembahasannya emang abstrak sih tapi sekali suka tetap suka! Output dari mata kuliah ini mengharuskan mahasiswa melihat dan menilai seberapa jauh program pembangunan dapat dikatakan berkelanjutan dan seberapa berhasil penerapannya. Di mata kuliah ini tuh sistem diskusinya bikin nyaman karena buat mahasiswa berpikir apa adanya sesuai pandangan masing-masing. Dosennya selalu bilang “ya berpikir begitu juga tidak salah karena semua tergantung perspektif”.

Lanjut ke KKL. Ini mata kuliah termahal di Planologi Undip, ter-ma-hal. Kenapa mahal? Karena menimba ilmunya sampe keluar negeri. Eits jangan baper dulu, bukan maksud kalau di negeri ini masih kurang. Tapi biar ada perbandingan aja tentang tata ruang di negeri orang. Kalau harus jujur dan terbuka, ini mata kuliah diciptakan dengan komposisi 50% tujuan belajar dan 50% tujuan jalan-jalan. Tapi bagi kami mahasiswa deadline yang selalu dihimpit tugas dan mahasiswa yang susah mencari waktu tidur, mata kuliah ini sangat berjasa memberikan refreshing ditengah arus kesibukan yang selalu deras. Terpujilah seseorang yang menciptakan sistem KKL ini.

Nah yang terakhir ada Studio Perancangan. Semua anak Plano pasti setuju kalau mata kuliah Studio selalu menjadi mata kuliah yang paling melelahkan, paling menyita waktu, paling pake perasaan dan pemikiran, dan paling butuh kerja sama. Studio Rancang itu substansinya amat sangat banyak dari mulai design, analisis, sampe manajemen pembangunan. Butuh banyak tenaga dan pemikiran banget. Bener-bener butuh semua anggota kelompok untuk gerak dan saling melengkapi untuk ngerjain tugasnya. Tapi beruntungnya aku sih, punya kelompok Studio yang ga serius-serius banget tapi bisa tanggung jawab semua. Selalu bercanda tiap kelompokan, ga ada baper, ga neko-neko. Then it makes us family, not only team. Kelompok paling bikin nyaman sejauh ini sih ehe agak baper. Karena selalu ngingetin biar ga ketiduran, selalu mau saling back up, saling pengertian, selalu ngingetin buat belajar bareng dan orang-orangnya selalu mau terbuka kalau diskusi. Hal yang paling menyentuh untukku pribadi sih, ga peduli se-deadline apapun kita ngerjain tugas pokoknya harus nyisain waktu buat belajar bareng! Oh I love you so, guys.

Dan itulah kisah semester 6 ini. Ya secara umum sih bisa dibilang kesibukan di semester 6 paling ringan dibanding semester-semester sebelumnya. Mungkin karena di semester ini mata kuliah rancang kota digabung sama studio, jadi sibuk yang masternya cukup fokus di satu ini aja. Pokoknya semester yang banyak serunya deh.
Dan... dan.... 6 semester sudah dilewati, 3 tingkat sudah dijalani. Nanti jadi mahasiswa tingkat 4 apa rasanya ya? Hem let’s see on the next post!


Comments

  1. Assalamu'alaikum. Mbak maaf mau tanya mbaknya penumpang KA Argo parahyangan keberangkatan tgl 15 januari Dr bandung pukul 16:10 bkn? Tujuan akhir stasiun jatinegara? Maaf sebelumnya saya lgcari orang dengan nama yg sama 🙏🙏

    ReplyDelete
    Replies
    1. Waalaikumsalam. Maaf baru balas, mbak. Iya benar. Wah nama saya pasaran ya

      Delete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Blackstreet - In A Rush

KOKOLOGY part 9